Teruntuk ayah dan ibuku tercinta,
Allah telah menganugerahkan cinta dan kasih sayang yang tak terhinga melalui diri Ayah dan Ibu, Selama ini hidupku terasa indah atas hadirnya kalian dala kehidupanku. sunguh banyak sekali warna penuh cinta yang terlukis dalam hari-hariku bersama ayah dan ibu. hari demi hari telah berlalutak akan ada yang sanggup kulakukan untuk membalas jasa dan pengorbanan kalian berdua. hanya sikap dan baktku dan doa yang bisa kulantunkan agar ALlah mebalas segla yang telah dberikan Ayah dan ibu kepadaku dengan balasan yang jauh lebih indah.
Ayah dan ibu tercinta kini Allah telah menganugerhkan kepadaku erasaan cinta kepada seseorang yang kini telah hadir mengisi hari-hariku. Andai ayah dan Ibu tahu, perasaan ini sama seperti rasa cinta Fatimah kepada Ali, cinta Zulaikha kepada Yusuf, Aisha kepada Fahri, dan perasaan cinta ibu kepada ayah.
Allah tlelah menganugerahiku seseorng yang mngkin adalah jawaban dari Ayah dan ibu ketika AYah dan ibu berdoa agar aku bisa mndapatkan seseorang yang baik, maka dia adalah seseorang yang sangat baik.Dia mncintai dan menyayangiku dengan tulus. Dia mengerti dan menerimaku apa adanya yang tercermin seperti tulusnya kesabaran Ayah kepada ibu. hingga perlahan ALlah telah merajut tali kasih sayang diantara kami utuk saaling mncintai
Dari beebrapa sifat yang melekat padanya mungkin ada keseriusan yng muncul dalam benak Ayah dan Ibu nanti kurang cocok dengan dirinya, atau mungkin juga ayah dan ibu telah memiliki kriteria tersendiri tetntang seperti apa seseorang yang akan mnjadi pendampingku nanti
Sungguh ayah dan ibu tak perlukhawatir, karena dia adalah sosok yg baik, kesholehan terpancar dengan ebgitu indah dari dalam dirinya.
=================
wahai ayah dan ibu tercinta jika harta yang diharapkan maka tidak akan jaminan bahwa tiada harta berlimpah yang dapat dia ersembahkn ketika ijab qabul. jika keturunan mulia yang diharapkan, diapun berkata bahwa diaadalah seseorang yang biasa yang berasal dari keluarga yng biasa pula
Namun adakah ibu dan ayah melihat bahwa ketaqwaan yang dimilikinya adalah lebih dari segalanya . Ingatlah ketika Ali bin Abi Thalib ditanya oleh seorang sahabat," sesungguhnya aku mempunyai seorang ank perempuan, dengan siapakh sepatutnya aku menikahi dia???"" Lalu Ali r.a pun menjawab, " Nkhlah dia dengan laki-laki bertaqwakepada ALlah , sebab jika laki-laki itu mencintainya maka dia akan memuliakannya dan jika ia tidak menyukainya maka dia tidak akan mendzaliminya. "
AYah dan ibu seperti itulah yang telah diajarkan kepada kita. ketika dia memiliki pemahaman agama yang bagus, tentu dia tidak akan berbuat dzalim kepada keluarganya, ketika sedng marah, dia tidak mendiamkan diriku tanpa sebab,,dia pun tidak akan mnjadi itnah bagi istri dan keluarganya dengan membawa sesuatu yang munkar kedalam rumah, namun dia akan berbuat seperti apa yang disabdakan Rasulullah SAW., sebaik-baik kalian adalah yng terbaik bagi keluarganya, dan aku adalah sebaik-baik kalian terhadap keluargaku." ( H.R. Ibnu majah ). mndengar tentang hal ini , menambah keyakinanku bahwa dia dapat membuatku bahagia dengan ketaqwaan yang dimilikinya.
========================
meskipun telah menikah nanti, aku akan berusaha sekuat tenaga untuk tetap mewujudkan mimpi dan harapan Ayah dan ibu,aku akan terus berbakti kepadaayah dan ibu, akupunakan membimbingnya agar turut membahagiakan orng tua kelak. kami pun akan mndidik anak-anak kami agar mereka juga berbakti kepada ayah dan ibu kami akanmenenamkan kepada mereka bahwa ayah dan ibu adalah orng tua yang sangat berjasa dalam kebahagiaan keluarga kami. karena dengan izin dan ridha mereka. kami bisa mantap dalam melangkah, dengan lantunan doa ayah dan ibu kami akhirnya dapat mendapatkan kebahagiaan yang ingin kami capai
Tidak ada komentar:
Posting Komentar